BINUS University Galang Donasi untuk Bencana Sumatera dan Aceh: Fokus pada Pemulihan Psikologis dan Kemandirian
JAKARTA – Musibah bencana alam yang menimpa wilayah Sumatera dan Aceh baru-baru ini memicu kepedulian luas dari berbagai pihak. BINUS University, melalui gerakan “BINUS Peduli”, secara resmi menginisiasi program donasi dan bantuan langsung untuk membantu meringankan beban para korban terdampak.
Dok: BINUS
Dalam sebuah diskusi di Jurnal Binusian, Prof. Yohanes Kurniawan menekankan bahwa bantuan untuk korban bencana tidak boleh hanya terpaku pada kebutuhan logistik jangka pendek seperti makanan dan pakaian. Menurutnya, aspek psikologis seringkali luput dari perhatian publik, padahal merupakan dampak yang paling berat bagi penyintas.
“Aspek psikologis ini krusial. Trauma healing menjadi hal penting karena setiap bencana pasti membawa tekanan besar dalam diri korban. Selain sarana prasarana seperti sekolah dan tempat ibadah, pemulihan mental harus menjadi pertimbangan utama,” ujar Prof. Yohanes [01:20].
Dana Terkumpul dan Penyaluran Tepat Sasaran
Hingga 15 Desember 2025, gerakan donasi yang melibatkan mahasiswa, dosen, karyawan, hingga alumni BINUS ini telah mengumpulkan dana sebesar Rp227.593.888. Sebagian dana tersebut telah dialokasikan untuk pembelian kebutuhan mendesak yang disesuaikan dengan hasil asesmen lapangan.
Dok : BINUS
BINUS memastikan bahwa bantuan yang diberikan bersifat spesifik dan menjawab kebutuhan riil di lokasi. Beberapa fokus penyaluran meliputi:
- Kebutuhan Bayi dan Lansia: Seperti popok dan perlengkapan pokok lainnya.
- Sembako dan obat
- Barang kebutuhan sehari-hari, seperti container, wajan, termos, piring, gelas, sendok, garpu dan lain-lain
- Sarana Prasarana: Perbaikan fasilitas yang rusak akibat bencana.
Menjadikan Kepedulian sebagai DNA
Gerakan ini bukan sekadar respons sesaat, melainkan bagian dari visi BINUS untuk Fostering and Empowering the Society. Prof. Yohanes menjelaskan bahwa BINUS ingin menanamkan nilai solidaritas sebagai “DNA” bagi setiap Binusian.
Dokumenter : BINUS
“Kami ingin membangun kepedulian yang berkelanjutan, bukan hanya satu kali saja. Institusi pendidikan memiliki peran moral melalui Catur Dharma, di mana salah satunya adalah pengabdian masyarakat,” tegasnya .
Dok : BINUS
Kemitraan Strategis
Untuk memastikan distribusi yang efektif dan akuntabel, BINUS bekerja sama dengan mitra lokal, yaitu Global Ehsan Relief Indonesia untuk lokasi di Aceh dan Keuskupan Agung Medan untuk area Sumatera. Hal ini dilakukan dengan tujuan penyaluran donasi bisa tepat sasaran, efisiensi distribusi dan kecepatan pengadaan barang di lokasi terdampak guna menghindari penumpukan logistik dan biaya pengiriman yang tinggi.S
Komitmen Pemulihan Jangka Panjang
Kehadiran kampus BINUS di Medan menjadi kekuatan tambahan dalam proses pemulihan secara langsung. BINUS berkomitmen untuk tetap hadir hingga masa pemulihan selesai, memastikan para korban di Aceh dan Sumatera dapat kembali beraktivitas dengan normal dan mandiri.



