Eksplorasi Lintas Budaya: Mahasiswa BINUS @Bandung Ikuti International Immersion Program 2025 di Malaysia dan Singapura
BANDUNG – Mahasiswa BINUS @Bandung baru saja menyelesaikan perjalanan akademik
dan budaya yang berkesan melalui program International Immersion Program 2025. Selama
tujuh hari Binusian mengunjungi Malaysia dan Singapura untuk memperluas wawasan global,
melakukan kolaborasi akademik, dan mendalami warisan budaya di kawasan Asia Tenggara.
Perjalanan dimulai dari Bandung menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebelum
akhirnya mendarat di Malaysia. Destinasi pertama mereka adalah Universiti Teknologi
Malaysia (UTM) di Melaka. Di sana, mahasiswa disambut hangat oleh Dekan Prof. Dr. M. Sha
Razal bin Abdul Hammed dan Dr. Isma Adib bin Jumbri. Sebagai bentuk pertukaran budaya,
Binusian menampilkan tarian kontemporer ekspresif yang diiringi lagu tradisional Jawa Barat, “Manuk Dadali”, yang mendapat apresiasi tinggi dari pihak tuan rumah.
Selain agenda seremonial, mahasiswa terlibat dalam diskusi formal mengenai tantangan
kampus dan solusi kolaboratif, serta melakukan tur fasilitas kampus UTM. Di luar lingkungan
akademik, para peserta mengeksplorasi Kota Tua Melaka yang kaya akan sejarah kolonial,
mengunjungi ikon seperti The Stadthuys, Christ Church Melaka, hingga menikmati suasana
malam melalui Malaka River Cruise.
Kegiatan di Malaysia juga diisi dengan lokakarya kreatif di Alina Batik, di mana mahasiswa
belajar teknik membatik tradisional menggunakan canting dan lilin panas. Di kelas, mereka
fokus mengerjakan proyek kelompok yang melibatkan curah pendapat dan pengembangan
desain di bawah bimbingan dosen dari BINUS @Bandung dan UTM.
Memasuki hari kelima, perjalanan berlanjut ke Singapura melalui jalur darat dari Johor Bahru.
Di “Negeri Singa”, mahasiswa mengunjungi Singapore Polytechnic untuk melakukan pameran
hasil karya mereka. Pameran ini menonjolkan inovasi digital dan penggunaan kecerdasan
buatan (AI) yang menjembatani budaya dengan teknologi modern. Kegiatan ini menjadi
momen pembelajaran lintas budaya yang krusial, di mana kreativitas dan pengetahuan
bertemu.
Sebelum kembali ke tanah air, para mahasiswa menyempatkan diri mengunjungi Jewel
Changi untuk melihat air terjun indoor ikonik sebagai penutup perjalanan. Program ini tidak
hanya memberikan pengalaman perjalanan, tetapi juga membekali mahasiswa BINUS
@Bandung dengan perspektif baru, persahabatan internasional, dan pemahaman mendalam
mengenai peran teknologi dalam melestarikan budaya.