BINUS University Gelar DSAS 2026, Dorong Kolaborasi Akademik dan Industri untuk Percepat Transformasi Digital
Semarang – BINUS University melalui Doctor of Research in Management (DRM), BINUS Business School, sukses menyelenggarakan BINUS Doctoral & Scholar Annual Symposium (DSAS) 2026 di BINUS University @Semarang Campus pada 22–23 Mei 2026. Mengusung tema Accelerating Industrial Growth through Innovation and Digital Transformation, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi akademisi, peneliti, mahasiswa, alumni, praktisi industri, dan masyarakat dalam mendorong inovasi serta transformasi digital di berbagai sektor.
Penyelenggaraan DSAS 2026 merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam memperkuat budaya riset, memperluas kolaborasi lintas institusi, serta mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan 45 tahun BINUS University yang mengusung semangat Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation.
Simposium ini diikuti oleh 13 pemakalah, enam peserta non-presenter, lima presenter mahasiswa sarjana, serta akademisi, peneliti, alumni, dan praktisi dari berbagai institusi, di antaranya BINUS University, Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, dan Universitas Katolik Parahyangan. Kehadiran peserta dari berbagai perguruan tinggi memperkuat jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi riset lintas institusi.
Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri pimpinan BINUS University dan BINUS Business School. Dalam sambutannya, para pimpinan menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan transformasi digital melalui riset yang berdampak, inovasi, dan kolaborasi dengan dunia industri.
Sesi keynote menghadirkan Prof. I Made Sukresna, S.E., M.Si., Ph.D. dari Universitas Diponegoro yang membahas tantangan dan peluang transformasi industri di era digital. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya membangun ekosistem inovasi di perguruan tinggi melalui penelitian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
Selain sesi utama, peserta juga mengikuti Academic Writing Workshop yang membahas strategi publikasi ilmiah, teknik penulisan artikel akademik, hingga pemilihan jurnal bereputasi internasional. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah sivitas akademika.
Memasuki sesi paralel, para peserta mempresentasikan hasil penelitian dengan beragam topik, mulai dari artificial intelligence, digital transformation, ESG dan sustainability, consumer behavior, digital leadership, organizational agility, hingga inovasi sektor publik dan transformasi pendidikan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keterlibatan lima mahasiswa sarjana yang memperoleh kesempatan mempresentasikan karya ilmiah bersama peserta doktoral dan profesional, sebagai wujud komitmen BINUS University dalam membangun budaya riset sejak jenjang pendidikan tinggi awal.
Rangkaian hari pertama ditutup dengan pemberian penghargaan Best Paper dan Best Presenter sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas penelitian dan kemampuan presentasi peserta.
Pada hari kedua, fokus kegiatan bergeser pada penguatan sinergi antara perguruan tinggi, alumni, industri, dan masyarakat melalui agenda Industry & Alumni Showcase serta Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Keynote session menghadirkan Regional CEO Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Fatkhunizam Asihany, yang menyoroti pentingnya adaptive leadership, innovation mindset, serta kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan industri dalam menghadapi percepatan digitalisasi dan perubahan ekonomi global. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global.
Diskusi panel kemudian menghadirkan sejumlah alumni DRM BINUS Business School yang kini berkiprah sebagai pimpinan di berbagai sektor industri. Para narasumber berbagi pengalaman mengenai transformasi bisnis digital, kepemimpinan, keberlanjutan, pengembangan ekosistem kewirausahaan, hingga pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat, kegiatan dilanjutkan di Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara. Tim BINUS University bersama alumni dan praktisi memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM sektor makanan dan minuman mengenai penguatan kompetensi manajerial, inovasi usaha, strategi bisnis, branding, digital marketing, serta peningkatan daya saing. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam diskusi mengenai tantangan pengembangan usaha dan pemanfaatan teknologi digital.
Melalui penyelenggaraan DSAS 2026, BINUS University tidak hanya menghadirkan forum ilmiah untuk diseminasi hasil penelitian, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara akademisi, industri, alumni, dan masyarakat. Simposium ini diharapkan terus berkembang sebagai agenda akademik tahunan yang mampu menghasilkan riset berdampak, memperluas jejaring kolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, dunia industri, dan masyarakat Indonesia.