‘Zootopia’: Ketika Kelinci Jadi Polisi

zootopiadlm2

Jakarta – Para orangtua kini tidak perlu lagi gelisah dan menulis postingan marah-marah di sosial media karena ‘Deadpool’ sebagai film superhero ternyata terlalu violent dan kasar —salah sendiri juga, karena film tersebut sebenarnya memang diperuntukkan bagi orang dewasa. Tapi, ya sudah luakan saja, sebab kini Disney merilis film animasi terbaru mereka yang diberi tajuk ‘Zootopia’. Dengan warna-warni yang indah dan para karakter binatang lucu-lucu yang bertingkah laku seperti manusia, para orangtua yang berpikiran maju, berwawasan, modern, keren dan sayang anak sudah pasti bisa bernapas lega karena tidak akan ada hal-hal mengguncang seperti yang dikeluhkan di film ‘Deadpool’.
Tapi, apakah ‘Zootopia’ bisa jadi hiburan yang menarik?

Judy Hoops (Ginnifer Goodwin) adalah “seorang” kelinci yang tinggal di sebuah desa bernama Bunnyburrow. Orangtuanya petani yang bersikeras ingin Hoops juga menjadi petani. Kelinci tidak perlu bermimpi besar. Mimpi-mimpi dan angan-angan sebaiknya dibuang saja. Tidak ada gunanya menjadi sesuatu yang bukan jati diri kita. Namun, Judy Hoops tidak pernah mendengarkan petuah-petuah itu. Keinginannya hanya satu: menjadi polisi.

Maka pergilah Judy Hoops untuk meraih cita-citanya. Setelah latihan yang keras, ia akhirnya berhasil menjadi peringkat satu di angkatannya. Judy Hoops pun berbahagia, lengkap dengan lagu dari Shakira di belakangnya, menuju Zootopia: tempat semua binatang hidup bersama secara harmoni. Semua binatang predator dan mamalia tinggal dengan tentram dan aman satu sama lain.

Namun ternyata menjadi polisi tidak seperti yang ia bayangkan. Bosnya, Chief Bogo (Idris Elba) malah mengutusnya menjadi polisi lalu lintas. Kerjaannya hanya memberikan karcis kepada pengguna kendaraan yang tidak tertib. Sampai akhirnya muncul sebuah kasus. Beberapa binatang menghilang secara misterius. Kegigihan Judy Hoops akhirnya membuat si bos memberikan ultimatum untuk melakukan apa yang ia mau dalam 48 jam. Pertemuan Judy Hoops dengan rubah licik bernama Nick Wilde (Jason Bateman) ternyata menunjukkan betapa rapuh ekosistem Zootopia yang sebenarnya.

Ditulis oleh Jared Bush dan Phil Johnston, ‘Zootopia’ ternyata lebih dari sekedar film animasi tentang binatang-binatang yang bertindak seperti manusia. Film ini bahkan lebih inovatif dibandingkan dengan ‘Madagascar’ ataupun spin-off-nya, ‘Penguins of Madagasar’. ‘Zootopia’ adalah sebuah komedi persahabatan dua polisi seperti yang biasa kita lihat. Bayangkan ‘Lethal Weapon’, dengan binatang-binatang lucu di dalamnya. Memang tidak sepintar ‘Who Framed Roger Rabbit?’, tapi masih cukup menawarkan misteri. Yang jelas, sebagai tontonan semua umur, film ini jauh lebih menggemaskan. Lihat saja adegan Judy Hoops dan Nick Wilde yang harus berhadapan dengan para kukang. Kocaknya luar biasa.

Dengan tiga sutradara―Rich Moore yang sebelumnya menggarap ‘Wreck-It-Ralph’, Byron Howard (‘Tangled’) dan debutan Jared Bush― ‘Zootopia’ mengajak kita untuk menyelami betapa kompleks dunia yang ada di dalamnya. Teka-teki misterinya pun berhasil disampaikan dengan cerdik walaupun beberapa adegan emosionalnya masih gampang untuk ditebak. Tapi, karena ini memang “buddy comedy”, maka dua karakter utamanya yang saling berseberangan adalah hal yang menjadi daya tarik utama film ini.

Judy Hoops yang menolak stereotip, dan Nick Wilde yang justru mengglamorkan stereotipnya adalah dua karakter sentral yang berhasil menuntun penonton ke dalam 108 menit penuh keseruan ini. Ginnifer Goodwin dan Jason Bateman mengisi masing-masing karakter tersebut dengan sangat baik.

Animasi Disney memang tidak pernah mengecewakan. Visualnya megah dan epik. Lelucon-leluconnya kena. Dan, karena ini film detektif, ada beberapa referensi dari film-film legendaris yang bermunculan di dalamnya. Musik yang jazzy dari Michael Giacchino tidak ketinggalan untuk membuat film ini terasa lebih meriah. ‘Zootopia’ memang tidak seluar-biasa ‘Inside Out’ tapi sebagai tontonan keluarga yang aman dan menyenangkan, film ini jelas merupakan jawaban paling benar yang bisa Anda temukan.

Candra Aditya penulis, pecinta film. Kini tengah menyelesaikan studinya di Jurusan Film, Binus International, Jakarta.
(mmu/mmu)

Sumber: http://hot.detik.com/movie/read/2016/02/18/111643/3145149/218/zootopia-ketika-kelinci-jadi-polisi?hd771104bcj

 

#GreaterNusantara