Background

Budaya berbagi dan menggunakan pengetahuan yang sejalan dengan visi BINUS 20/20 – A World-class Knowledge Institution … in continuous pursuit of innovation and enterprise perlu ditumbuhkembangkan sebagai upaya untuk menciptakan inovasi di lingkungan Bina Nusantara.

Selain menjadi bagian dari visi BINUS 20/20, inovasi juga merupakan bagian dari tagline BINUS – People,

Innovation, dan Exellence, BINUS value – SPIRIT (Strive for Excellence, Perseverance, Integrity, Respect, Innovation, and Teamwork), dan BINUS Core Competencies – Self Development, Inspiring Excellence, dan Innovation sebagai upaya sistematis untuk menciptakan lingkungan kerja yang senantiasa berinovasi guna mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan.

Trend karya inovasi dalam 5 tahun terakhir selalu memperlihatkan peningkatan seperti yang terlihat pada gambar berikut.

Saat ini terdapat 4 kategori, yaitu: Product & Service, Process, Social, dan Business Model. Dimana masing-masing kategori memiliki potensi yang sama untuk menjadi IA Winner. Sebaran pemenang IA berdasarkan masing-masing kategori dapat dilihat pada tabel berikut:

 

 

 

Table 1. Winner berdasarkan kategori inovasi

Tahun Kategori
Product & Service Process Social Business Model
2015 1st, 2nd 3rd
2016 1st, 3rd 2nd , HM
2017 1st, 2nd, 3rd HM
2018 1st, 3rd, FW, HM 2nd
2019 2nd, HM 3rd, HM, FW 1st HM
2020 1st, 3rd, HM 1st, FW HM HM
  • Trend karya inovasi didominasi kategori product & service diikuti process, social, dan business model.
  • Trend IA winner mengikuti trend karya inovasi yang juga didominasi oleh Product & service, namun 3 dari 4 kali IA ada winnernya dari kategori Process dan 2 dari 4 kali IA, Honorable Mention diberikan untuk kategori Process dan Social.
  • Karya inovasi dalam kategori Product & Service berupa aplikasi yang mengotomasi atau mengkomputerisasi manual process.
  • Berdasarkan trend ini, IA Winner relatif belum tepat untuk dikelompokkan berdasarkan kategori inovasi.
  • Perlu upaya sistematis untuk terus membangun awareness pada kategori inovasi yg bukan product & service.
  • Upaya dapat dilakukan melalui pengarahan kepada Dewan Juri untuk memberikan penilaian yang objektif dan berimbang berdasarkan rubrik penilaian sehingga tidak terjadi penilaian yang lebih besar nilainya pada kategori product & service, kegiatan sharing session inovasi yang menekankan pada contoh berbagai jenis inovasi,  dan menambahkan 2 dua lagi Honorable Mention (sejak IA 2016 sudah diberlakukan 1 HM), mensosialisasikan tiap kategori pasti masuk Top 15 dan tiap kategori pasti ada team yang menjadi Juara 1,2,3 atau Honorable Mention.
  • Perlu juga upaya lebih untuk mendorong pertumbuhan karya inovasi kategori Product & Process yang tidak hanya sampai otomasi atau komputerisasi proses manual melainkan mengarah ke inovasi era industry 4.0.