CEO BINA NUSANTARA, Ir. Bernard Gunawan, Raih Outstanding Leaders in Asia 2025 (ACES Awards) atas Visi Transformasi Pendidikan Global

CEO BINA NUSANTARA (BINUS Group), Bapak Ir. Bernard Gunawan, meraih penghargaan bergengsi “Outstanding Leaders in Asia 2025” dari ACES Awards. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kepemimpinan visioner dan kontribusi signifikannya dalam mendorong transformasi pendidikan, inovasi, dan dampak berkelanjutan di tingkat Asia. Beliau berhasil mengubah BINUS Group dari sebuah akademi komputer kecil menjadi institusi pendidikan multi-disiplin kelas dunia, yang secara konsisten memimpin melalui strategi inovatif dan komitmen terhadap keunggulan.

Membangun Warisan Keunggulan Pendidikan

Perjalanan Bapak Ir. Bernard Gunawan dengan BINUS Group berakar kuat pada visi untuk pertumbuhan Indonesia dan relevansi global. Dimulai dari Akademi Teknik Komputer pada tahun 1974, BINUS berevolusi pesat menjadi universitas yang dikenal karena standar internasional dan etos berbasis komunitas. Sejak menjabat CEO pada tahun 2007, Bapak Bernard telah mengakselerasi evolusi ini, memperluas BINUS University hingga memiliki 14 kampus di seluruh Indonesia dan membentuk jaringan SATU University pada tahun 2023. Ekspansi yang cepat ini, dipandu oleh pendekatan “SODA” (Sentralisasi Operasi dengan Desentralisasi Akademik), memastikan kualitas, skalabilitas, dan adaptabilitas regional. Saat ini, BINUS memegang pangsa pasar yang signifikan di sektor pendidikan tinggi Indonesia, dan terus memimpin melalui strategi berbasis inovasi.

Inovasi sebagai Pilar Filosofi Kepemimpinan

Filosofi kepemimpinan Bapak Bernard didasarkan pada keyakinan bahwa inovasi adalah kunci transformasi berkelanjutan. Inovasi utamanya adalah model kurikulum (2+1)+1 BINUS, yang merevolusi pendidikan tinggi di Indonesia dengan mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan paparan global, riset, dan kolaborasi industri. Kerangka kerja ini secara langsung memengaruhi kebijakan nasional “Merdeka Belajar Kampus Merdeka”, menyoroti kepemimpinan pemikiran BINUS dalam reformasi pendidikan.

Di bawah arahannya, BINUS telah membina dan memberdayakan ekosistem yang menumbuhkan kreativitas dan keunggulan. Hal ini terlihat dari adanya BINUS Innovation Award, Continuous Innovation Award, hingga alokasi hibah inisiatif tahunan sebesar Rp 42,5 miliar untuk mendukung proyek inovasi internal. Dengan lebih dari 12.700 publikasi terindeks SCOPUS dan 2.678 pendaftaran kekayaan intelektual, BINUS memimpin dalam penelitian akademik dan inovasi terapan di Indonesia. Beliau juga memperluas jejak universitas di luar akademisi ke dalam usaha kewirausahaan, termasuk residensi The Pakubuwono Spring dan YELLO Hotel Bandung, mengintegrasikan pendidikan dengan gaya hidup dan inovasi bisnis.

Memperkuat Sumber Daya Manusia dan Membentuk Masa Depan

Bagi Bapak Bernard, kepemimpinan diukur dari dampak, bukan sekadar gelar. Nilai-nilai SPIRIT (Strive for Excellence, Perseverance, Integrity, Respect, Innovation, dan Teamwork) yang beliau tanamkan, mendefinisikan budaya BINUS dan memandu setiap keputusan. Beliau telah menumbuhkan lingkungan kerja di mana karyawan dapat berkembang melalui program-program penghargaan, termasuk BINUS Talent Management Development Program, BINUS Star of Excellence Award, dan platform Workday Peakon Employee Voice, yang meningkatkan keterlibatan dan inklusivitas.

Berkat fokus beliau pada keragaman, kesetaraan, dan inklusi, BINUS telah menerima banyak penghargaan dari HR Asia sebagai salah satu Best Companies to Work For dan Most Caring Companies in Asia. Selain keunggulan organisasi, komitmen Bapak Bernard terhadap keberlanjutan tercermin dalam inisiatif BINUS yang didorong oleh SDG dan ESG, yang mendapatkan pengakuan dari UI GreenMetric Awards untuk praktik keberlanjutan. Melalui kepemimpinannya, BINUS terus berupaya menjadi model global pendidikan berbasis inovasi yang menghasilkan lulusan dan pemimpin yang siap membentuk masa depan Indonesia dan dunia.