From Local to Global, Membuka Wawasan Strategis Bisnis Ekspor dan Impor di Era Perdagangan Global
Transformasi perdagangan global yang semakin dinamis mendorong pentingnya pemahaman bisnis internasional yang adaptif dan strategis bagi generasi muda maupun pelaku usaha. Peluang ekspor Indonesia yang terus berkembang membuka ruang besar bagi pelaku bisnis lokal untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS kembali menghadirkan BINUS Book Review melalui pembahasan buku From Local to Global: Panduan Dasar Manajemen Bisnis Impor dan Ekspor, sebuah buku yang mengupas strategi, kesiapan, dan tantangan bisnis dalam memasuki pasar global.
Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 21 Mei 2026 secara hybrid, hadir onsite di Auditorium Lt. 5 BINUS @Alam Sutera, serta online melalui Zoom. Sejalan dengan semangat menuju perjalanan 45 tahun BINUS, penyelenggaraan acara ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BINUS Library and Knowledge Center (LKC), Knowledge Management & Innovation (KMI), BINUS Publishing, dan BINUS Research. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata komitmen BINUS dalam mendukung pengembangan literasi, wawasan global, dan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
BINUS Book Review kali ini menghadirkan penulis buku sekaligus narasumber utama, yaitu Dr. Johanes Ronaldy Polla, S.Si., S.Kom., M.M., MIB. dan Dr. Scherly H., S.E., M.I.B., yang merupakan Subject Content Coordinator di BINUS University. Jalannya diskusi dipandu oleh Cindy Augustie, B.IBM (Hons.), MSc. (IB), Ph.D., selaku Head of Management Laboratory BINUS University.
Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa buku From Local to Global dirancang sebagai panduan komprehensif bagi pembaca yang ingin memahami dasar-dasar bisnis ekspor dan impor secara praktis dan strategis. Buku ini membahas berbagai aspek penting dalam perdagangan internasional, mulai dari konsep dasar ekspor-impor, regulasi perdagangan, pengelolaan logistik, dokumentasi bisnis, hingga strategi negosiasi internasional yang diperlukan dalam membangun daya saing di pasar global.
Salah satu pembahasan utama dalam sesi diskusi adalah mengenai pentingnya export readiness atau kesiapan ekspor bagi pelaku usaha Indonesia sebelum memasuki pasar internasional. Para narasumber menjelaskan bahwa kesiapan ekspor tidak hanya berkaitan dengan kualitas produk, tetapi juga mencakup legalitas usaha, standar produk internasional, kesiapan dokumentasi, hingga pengelolaan logistik dan sistem pembayaran internasional.
Dalam materi yang dipresentasikan, dijelaskan bahwa pelaku usaha perlu memastikan legal entity dan licensing yang sesuai, termasuk registrasi perusahaan, perizinan ekspor, serta administrasi kepabeanan. Selain itu, kesiapan standar produk juga menjadi faktor penting agar produk mampu memenuhi regulasi dan kualitas pasar internasional, khususnya pada sektor makanan, farmasi, dan kosmetik yang memerlukan sertifikasi tertentu sebelum dipasarkan secara global.
Tidak hanya membahas aspek administratif, sesi diskusi juga mengangkat berbagai wawasan praktis yang jarang ditemukan dalam buku teks bisnis konvensional. Salah satu poin yang disampaikan adalah pentingnya membangun relasi dengan supplier dan partner bisnis yang tepat, melakukan riset pasar secara mendalam untuk meminimalkan risiko, serta membangun komunitas dan jaringan bisnis yang sehat dalam mendukung pertumbuhan usaha global.
“Kesiapan ekspor tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan pelaku usaha memahami regulasi, logistik, dan dinamika pasar global secara menyeluruh,” jelas Dr. Johanes. Ia juga menyoroti bahwa passion, konsistensi, dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan bisnis internasional yang terus berkembang.
Selain itu, pembahasan mengenai perkembangan permintaan pasar global turut menjadi perhatian peserta. Dalam sesi Mapping the Global Demand, dijelaskan bagaimana peluang ekspor Indonesia terus berkembang melalui berbagai kerja sama perdagangan internasional dan perluasan pasar global. Materi ini memberikan gambaran mengenai negara-negara tujuan ekspor potensial serta bagaimana pelaku usaha Indonesia dapat memanfaatkan momentum perdagangan internasional untuk memperluas jangkauan bisnis mereka secara berkelanjutan.
Antusiasme luar biasa dari para peserta, baik yang hadir secara langsung di auditorium maupun via ruang virtual Zoom, mencairkan suasana saat sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Banyak peserta memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi langsung mengenai langkah awal memulai bisnis ekspor bagi pemula, strategi menghadapi hambatan tarif di negara tujuan, hingga kiat-kiat agar produk lokal Indonesia mampu memiliki nilai tawar yang tinggi untuk bersaing di tingkat internasional. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai perdagangan internasional, tetapi juga gambaran praktis dan taktis langsung dari para pakarnya.
Melalui penyelenggaraan BINUS Book Review ini, BINUS kembali menegaskan komitmennya sebagai world-class university dalam fostering and empowering society melalui penyediaan literasi yang relevan dengan kebutuhan industri global. Semangat ini diharapkan dapat terus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya siap bersaing di tingkat global, tetapi juga mampu membawa potensi lokal Indonesia menuju pasar internasional melalui inovasi, kolaborasi, dan pemahaman bisnis yang berkelanjutan.
