BINUS Dukung Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Jakarta International Flower Festival 2026
Pasar Bunga Rawa Belong selama puluhan tahun telah menjadi jantung perekonomian bagi ribuan petani dan pelaku usaha tanaman hias di Jakarta. Namun, seiring berjalannya waktu, tantangan era digital, perubahan perilaku konsumen, serta tuntutan modernisasi global mengharuskan kawasan ini untuk bertransformasi agar tidak kehilangan relevansi dan daya saingnya. Dari latar belakang tersebut, BINA NUSANTARA hadir sebagai jembatan inovasi. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BINUS menginisiasi penyelenggaraan Jakarta International Flower Festival (JIFF) 2026 pada 14–15 Juni 2026. Festival ini bertujuan untuk merevitalisasi ekosistem florikultura lokal, mempercepat adopsi literasi digital bagi UMKM, sekaligus mengangkat kembali citra Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia Tenggara yang modern dan berkelanjutan.
Penyelenggaraan festival perdana ini juga membawa pesan penguatan yang mendalam, sejalan dengan semangat fostering and empowering the society in building and serving the nation yang selalu diusung oleh BINUS. Momen berharga ini terasa kian istimewa karena diselenggarakan di tengah perayaan bersejarah, yakni menyambut hari ulang tahun kota Jakarta yang ke-499 menuju usia lima abad pada tahun 2027, sekaligus menandai langkah awal perjalanan kontribusi 45 tahun BINUS berkarya.
Melalui JIFF 2026, program pendampingan komunitas yang digagas telah tumbuh menjadi harapan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pasar Bunga Rawa Belong bukan sekadar pusat perdagangan bunga, melainkan tumpuan hidup ribuan pelaku usaha yang kini sedang didampingi untuk melangkah mantap ke era digital dan pasar yang lebih modern.
Kemeriahan festival ini diawali dengan penampilan hangat dari Beelintang, grup musik kolintang yang beranggotakan para dosen dan karyawan BINUS, disusul dengan pembukaan oleh MC. Suasana budaya Betawi yang kental langsung terasa melalui pertunjukkan pencak silat yang energik.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan penuh semangat dari Dr. Nelly, S.Kom., M.M., selaku Rektor BINUS University. Beliau menyampaikan pandangan mendalam mengenai esensi perayaan ini:
“Jakarta International Flower Festival 2026 bukan sekadar festival bunga. Ini merupakan pernyataan bersama bahwa Pasar Bunga Rawa Belong yang berada dekat dengan kampus kita ini merupakan aset yang strategis Jakarta yang layak untuk dihidupkan kembali, dikembangkan, dan dibanggakan. Di balik setiap kelopak bunga yang menghiasi parade pada hari ini, tentu ada semangat para pedagang lokal yang ingin tumbuh, dan ada kreativitas mahasiswa yang ingin berkontribusi, serta ada keyakinan bahwa kolaborasi adalah cara terbaik membangun kota,” ujar Dr. Nelly.
Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang disampaikan oleh Bapak Faisal, Kepala Bagian Kerja Sama Pihak Ketiga di Biro Kerja Sama Daerah (KSD) Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, yang hadir memberikan dukungan penuh dari pihak pemerintah daerah:
“Selamat atas terselenggaranya JIFF 2026, saat ini Jakarta terus membuka pintu kolaborasi dengan berbagai macam pihak. Salah satunya tentu dalam upaya untuk meningkatkan rating Jakarta sebagai kota global dunia yang mampu membawa manfaat yang besar, tidak hanya bagi warga, namun juga bermanfaat untuk berbagai macam pihak,” ungkap Bapak Faisal.
Lalu tamu undangan dan masyarakat disuguhan tarian tradisional yang anggun, kemudian prosesi pemotongan pita secara resmi menandai dimulainya momen yang paling dinanti. George Wijaya Hadipoespito, M.Sc., MBA. selaku Vice President of BINUS Higher Education, menandai dimulainya Flower Parade dengan mengangkat bendera start.
Iring-iringan mobil hias bunga yang indah mulai bergerak memikat perhatian di sepanjang rute perjalanan menuju BINUS Square, sebelum akhirnya kembali lagi ke BINUS @Kemanggisan Kampus Anggrek. Menariknya, keceriaan festival ini ditutup dengan momen penuh kebersamaan saat warga sekitar diperbolehkan mengambil bunga-bunga segar yang menghiasi mobil parade, menciptakan senyum dan kedekatan nyata antara institusi dengan masyarakat.
Melalui festival ini, dampak signifikan dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal, yaitu para pedagang bunga Rawa Belong mendapatkan wadah untuk mengenalkan produk kreatif mereka kepada masyarakat yang lebih luas serta calon mitra bisnis. Lewat program pendampingan dari BINUS, para pelaku UMKM dibekali kemampuan memanfaatkan platform digital agar bisa berjualan secara lebih efektif di pasar modern.
Bagi BINUS, pemberdayaan sejati tidak hanya berhenti pada pelaksanaan acara, melainkan pada peningkatan kapasitas manusianya. Melalui berbagai program pengabdian masyarakat, para dosen dan mahasiswa turun langsung memberikan pelatihan manajemen keuangan sederhana, cara pengemasan (branding) yang menarik, hingga strategi pemasaran. Hal ini bertujuan agar para pedagang tradisional bisa terus bertumbuh menjadi pelaku usaha yang tangguh.
Sebagai kelanjutan dari festival, JIFF 2026 juga menggelar International Floriculture Forum and Exhibition di kampus BINUS pada 15 Juni 2026. Pertemuan ini mengumpulkan para ahli, pelaku industri, dan perwakilan pemerintah untuk berdiskusi dan merumuskan rekomendasi strategis (policy brief) yang akan diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta demi kemajuan jangka panjang kawasan Rawa Belong.
BINUS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, dan menjadi penggerak yang mendampingi bangsa menuju masa depan yang lebih baik dan inovatif.






