BINUS dan BKSAP DPR RI Dorong Masa Depan AI untuk Indonesia
Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang berlangsung sangat pesat kini telah menyentuh hampir seluruh lini kehidupan, mulai dari akademis, industri kreatif, hingga berbagai sektor strategis. Di tengah diskursus global mengenai peluang dan tantangan yang dibawa oleh AI, lembaga pendidikan tinggi memegang peranan penting untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi tetap berjalan selaras dengan etika, nilai-nilai kemanusiaan, serta kebutuhan nyata masyarakat.
Sebagai wadah pencetak generasi masa depan, BINUS secara konsisten mengambil peran aktif dalam merespons dinamika ini. Bertempat di Kampus BINUS @Alam Sutera, BINUS menerima kunjungan kehormatan dari Panja (Panitia Kerja) AI Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI. Pertemuan strategis ini menjadi ruang dialog untuk berbagi perspektif dari para akademisi, peneliti, dan praktisi industri dalam mendukung penyusunan kerangka regulasi AI yang komprehensif bagi Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik BINUS University, Prof. Dr. Engkos Achmad Kuncoro, S.E., M.M., menegaskan pandangan dasar BINUS terhadap penetrasi teknologi di dunia pendidikan:
“Pemanfaatan kecerdasan buatan harus ditempatkan dalam kerangka nilai yang berfokus pada pengembangan potensi manusia. Di BINUS, kami mengusung pendekatan Holistic Human-AI Collaborative Approach, di mana teknologi AI bertindak sebagai co-pilot atau alat bantu yang memperkuat kapabilitas manusia sebagai pengendali utama, bukan sebagai pengganti peran manusia (replacement).”
Prof. Engkos juga menambahkan bahwa integrasi AI di lingkungan pendidikan harus dibentengi oleh standar etika yang kokoh:
“Melalui penerapan kerangka FAITH Fairness, Accountability, Integrity, Transparency, dan Human-centricserta panduan penggunaan AI bagi dosen dan mahasiswa, kami berkomitmen untuk menjaga kejujuran akademis sekaligus mendorong inovasi. Langkah ini penting agar pemanfaatan teknologi tidak mengikis daya kritis, kreativitas, dan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan para peserta didik.”
Dari sisi parlemen, Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Ravindra Airlangga, bersama Ketua BKSAP, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengapresiasi kesiapan serta pandangan progresif BINUS. Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat, DPR RI melihat pentingnya masukan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi seperti BINUS, untuk mendukung penyusunan rekomendasi regulasi AI yang mampu melindungi hak cipta, data pribadi, serta keberlangsungan tenaga kerja nasional di berbagai sektor, termasuk industri kreatif dan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Diskusi yang berlangsung hangat ini juga menyoroti pentingnya aspek etika, perlindungan karya seni, hingga kepastian hukum bagi para pekerja kreatif di tengah meningkatnya penggunaan Generative AI. Melalui pemaparan para pakar dan profesor AI BINUS, terungkap bahwa kesiapan infrastruktur, literasi digital, serta kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan berkontribusi dalam perkembangan teknologi global.

Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif ini diharapkan dapat mendukung lahirnya kebijakan AI yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat. BINUS berharap hasil dari diskusi dan kunjungan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam penyusunan regulasi AI nasional yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi digital, tetapi juga memitigasi berbagai risiko sosial dan etis yang mungkin timbul. Di tengah dinamika teknologi yang terus berkembang, perjalanan 45 tahun BINUS berkarya menjadi refleksi komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Berpegang pada semangat membina dan memberdayakan masyarakat, BINUS terus memperkuat kontribusinya melalui inovasi, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. Bersama seluruh pemangku kepentingan, BINUS berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam mengawal perkembangan AI agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Indonesia.