BINUS University Perkuat Pendampingan bagi Mahasiswa Penerima Beasiswa ASAK melalui Gathering BINUS X ASAK Connect 2026
Bertempat di Exhibition Hall Lantai 3, BINUS @Kemanggisan Kampus Anggrek, BINUS University kembali menggelar acara tahunan BINUS X ASAK Connect 2026. Mengusung tema “Connecting, Support, Growing Together,” kegiatan ini dirancang sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan motivasi bagi para mahasiswa penerima beasiswa Ayo Sekolah Ayo Kuliah (ASAK).
Acara yang berlangsung khidmat dan interaktif ini dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program beasiswa ASAK. Selain para mahasiswa penerima beasiswa dari angkatan Binusian 26 hingga 29 dari berbagai program studi, acara ini juga dihadiri oleh wali/proki sebagai pembimbing mahasiswa, serta perwakilan dari BINUS University yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program beasiswa.
Melalui agenda ini, BINUS University menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga memastikan setiap mahasiswa memiliki ekosistem pendukung yang kokoh hingga lulus tepat waktu.
Acara dibuka dengan kuis Kahoot oleh MC yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Kemudian acara dilanjutkan oleh sambutan dari Prof. Dr. Ir. Yohannes Kurniawan, S.Kom., S.E., M.M., selaku Vice Rector Global Employability & Entrepreneurship BINUS University, dalam sambutannya beliau memberikan pesan mendalam mengenai realita dunia perkuliahan. Beliau menekankan bahwa perjalanan akademik di jenjang S1 merupakan perjuangan yang membutuhkan upaya luar biasa di tengah lingkungan yang penuh tantangan.
“Semoga acara ini menjadi penyemangat bagi teman-teman dalam menempuh studi di BINUS University. Perjuangan ini tidak mudah dan tantangannya banyak, namun target kita bersama adalah menyelesaikan studi tepat waktu dengan lancar. Jika ada hambatan, jangan menanggung beban sendirian, tim SASC dan kaka di BINUS siap mendukung Anda semua melalui sesi sharing,” ujar Prof. Yohannes. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para pengurus ASAK yang telah setia mendampingi mahasiswa dari berbagai jurusan.
Sesi berbagi pengalaman menghadirkan Maria Firsty Anggarine, alumni jurusan Business Information Technology BINUS @Bekasi. Sebagai sesama penerima beasiswa ASAK, Maria menceritakan bagaimana ia memaksimalkan setiap peluang yang ada selama masa kuliah.
Ia memberikan pesan pemantik semangat bagi para juniornya agar tetap bergerak meski di tengah ketidakpastian. “Lakukan semua yang diberikan Tuhan dan gunakan setiap kesempatan yang ada di depan mata. Walaupun jalannya belum pasti, jika kaki tetap bergerak, Anda pasti akan mendapatkan jawabannya. Lakukanlah hal-hal baik agar menjadi pribadi yang berguna bagi sesama,” ungkapnya.
Acara dilanjutkan oleh Ibu Ria Devita DJS, selaku Student Advisory & Support Center (SASC) Manager, menjelaskan peran strategis SASC sebagai sistem pendukung utama mahasiswa di kampus. Hal ini sejalan dengan visi BINUS University untuk Fostering and Empowering dalam membangun nusantara.
“Mari kita mulai dari hal-hal sederhana saat berkuliah. Lakukan apa yang ada di depan mata, maka akan ada cahaya-cahaya kecil yang menuntun teman-teman. Ikutilah cahaya itu dan jangan biarkan ia meredup,” tutur Ibu Ria Devita.
Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama yang mempererat hubungan antara penerima beasiswa, pihak paroki/wali, dan universitas. Melalui BINUS X ASAK Connect 2026, BINUS University terus membuktikan peran aktifnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif.
Dengan sinergi yang kuat antara institusi pendidikan dan lembaga sosial seperti ASAK, diharapkan para mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh untuk berkontribusi positif dalam membangun bangsa.


