BINUS University Bekali Tenaga Pendidik Strategi Manajemen Krisis dan Kesadaran Isu

JAKARTA – Rangkaian program “Tendik Berdampak 2026” bagi para tenaga pendidik (Tendik) di lingkungan BINUS University telah mencapai puncaknya dengan membekali peserta materi strategis mengenai Crisis Awareness and Issue Management. Sesi ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan staf dalam menghadapi berbagai tantangan komunikasi yang berpotensi mengancam reputasi institusi.

Dalam materi yang disampaikan oleh dosen Communication BINUS, Arsiyanti Lestari, para peserta diajak untuk memahami dinamika bagaimana sebuah keluhan kecil dapat berkembang menjadi isu serius hingga akhirnya menjadi krisis. Fokus utama dari pelatihan ini adalah mengubah pola pikir para tenaga pendidik agar tidak lagi bersikap reaktif, melainkan menjadi lebih antisipatif dalam mendeteksi potensi masalah sejak dini.

Dokumentasi : Corporate Marketing Communication

Arsiyanti menekankan pentingnya respon cepat dalam menangani krisis, di mana satu jam pertama setelah isu muncul menjadi masa yang paling krusial. Dalam periode emas tersebut, institusi harus segera membentuk tim krisis dan menunjuk satu juru bicara (spokesperson) untuk memastikan komunikasi keluar dilakukan melalui satu pintu. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir simpang siur informasi dan mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memperburuk situasi.

Lebih lanjut, Arsiyanti mengingatkan agar tidak pernah mendiamkan keluhan sekecil apa pun. Penanganan yang bijak tanpa melakukan penyangkalan (denial) terhadap fakta yang terjadi menjadi kunci utama dalam meredam eskalasi krisis. Strategi komunikasi krisis yang disusun harus berfokus pada tindakan nyata, mulai dari pembuatan rilis berita hingga pelaksanaan konferensi pers, tergantung pada tingkat keparahan krisis yang dihadapi.

Dokumentasi : Corporate Marketing Communication

Selain mendapatkan materi teori dan studi kasus di kelas, para peserta juga mendapatkan pengalaman praktis melalui kunjungan industri ke Metro TV. Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi para tenaga pendidik untuk melihat secara langsung bagaimana praktik komunikasi dan manajemen media dijalankan secara profesional di dunia industri nyata. Melalui program ini, BINUS University berharap seluruh wawasan yang didapat dapat segera diimplementasikan untuk memperkuat manajemen komunikasi di masing-masing unit kerja.