Integrasi Bahasa dan Teknologi: BINUS Hadirkan Buku Panduan Wisata Interaktif Labuan Bajo dalam 3 Bahasa

Di tengah pesatnya teknologi digital, inovasi media pembelajaran kini menjadi jembatan penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke masyarakat global. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menghadirkan BINUS Book Review yang membedah buku “Panduan Wisata Interaktif Labuan Bajo dalam 3 Bahasa”, sebuah karya yang mengintegrasikan pembelajaran bahasa dengan promosi pariwisata berbasis teknologi.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa, 9 Juni 2026 secara hybrid di ruang M2CD Kampus Syahdan dan via Zoom ini, merupakan wujud nyata semangat menuju 45 tahun BINUS. Acara ini lahir dari kolaborasi erat antara BINUS Library and Knowledge Center (LKC), Knowledge Management & Innovation (KMI), BINUS Publishing, dan BINUS Research dalam mendukung pengembangan literasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Acara ini menghadirkan Dr. Yi Ying, S.S., M.Lit., M.Pd., selaku penulis buku sekaligus Institutional Development & Collaboration Manager BINUS @Medan, dengan dimoderatori oleh Teguh Amor Patria, Ph.D., Associate Lecturer Specialist Program S3 BINUS University.

Dalam sesinya, Dr. Yi Ying membagikan pandangannya mengenai latar belakang dan esensi utama dari pengembangan buku inovatif ini, “Pembelajaran bahasa akan menjadi jauh lebih efektif dan bermakna ketika dikaitkan langsung dengan konteks nyata di kehidupan sehari-hari. Melalui buku ini, kami ingin menghubungkan proses belajar Bahasa Inggris dan Mandarin dengan pengenalan budaya serta pariwisata lokal melalui pendekatan digital yang interaktif. Kami berharap karya ini tidak hanya memperluas wawasan budaya, tetapi juga mampu berdampak nyata dalam menyiapkan SDM bahasa asing yang siap memajukan pariwisata Indonesia di kancah internasional.” Ungkap  Dr. Yi Ying, S.S., M.Lit., M.Pd.

Labuan Bajo dipilih sebagai fokus utama karena statusnya sebagai destinasi pariwisata prioritas Indonesia yang kaya akan daya tarik alam dan potensi internasional. Berbeda dengan panduan wisata konvensional, buku digital ini menggabungkan tiga fungsi sekaligus: media promosi wisata, bahan ajar bahasa, dan platform interaktif yang imersif.

Terdiri dari lima bab sistematis, buku ini membawa pembaca menjelajahi wilayah NTT, destinasi alam, hingga keunikan kuliner dan suvenir khas setempat. Untuk menciptakan pengalaman belajar yang mandiri dan menyenangkan, buku ini dilengkapi dengan berbagai fitur digital canggih, seperti:

  • Kosakata tematik dan latihan interaktif.
  • Animasi penulisan huruf Mandarin serta animasi transportasi.
  • Gambar 360 derajat untuk menjelajahi destinasi wisata secara virtual.
  • Game Map Labuan Bajo, yang sukses menarik perhatian peserta karena menawarkan eksplorasi wisata yang seru.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang diskusi, terutama saat membahas pemanfaatan teknologi interaktif untuk memperkenalkan identitas budaya daerah kepada masyarakat internasional.

Melalui penyelenggaraan BINUS Book Review ini, BINUS kembali menegaskan komitmennya sebagai world-class university untuk terus membina dan memberdayakan masyarakat. Inovasi digital ini diharapkan menjadi inspirasi nyata bagaimana teknologi dapat memperkaya dunia pendidikan sekaligus menggaungkan keindahan Indonesia di tingkat global.