Bedah Strategi Bisnis Modern Lewat Konsep Guanxi: Membangun Kepercayaan dan Kapital Relasional di Era Digital

Keberhasilan bisnis skala global kerap menyimpan rahasia besar di balik strategi formalnya, yaitu kekuatan relasi yang solid dan berlandaskan kepercayaan. Memahami pentingnya hal tersebut, BINUS menyelenggarakan acara BINUS Book Review GUANXI: The Invisible Architecture of Trust, Power, And High-Level Relationships In Modern Business Strategy” yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, akademisi, praktisi bisnis, serta mitra industri.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid, dengan sesi onsite di ruang A0505-6, Lantai 5 BINUS @Alam Sutera, serta diakses secara online melalui Zoom, menjadi ruang diskusi mengenai peran kepercayaan, relasi strategis, dan modal sosial sebagai faktor penting dalam membangun keunggulan kompetitif di era bisnis yang semakin kompleks dan terdigitalisasi. Acara ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara Library and Knowledge Center (LKC), Knowledge Management & Innovation (KMI), BINUS Publishing, dan BINUS Research. 

Bedah Strategi Bisnis Modern Lewat Konsep Guanxi: Membangun Kepercayaan dan Kapital Relasional di Era Digital

Diterbitkan oleh PT Widia Inovasi Nusantara (BINUS Publishing) pada Maret 2026, buku ini hadir dalam format akademik sebanyak 137 halaman dengan ISBN 978-634-7017-26-0 (PDF). Buku ini mengupas konsep guanxi sebagai modal sosial yang menghubungkan kepercayaan, jaringan strategis, dan keberlanjutan hubungan dalam dunia bisnis modern.

Buku ini ditulis oleh Assoc. Prof. Dr. Scherly Hansopaheluwakan, S.E., M.I.B. selaku Subject Content Coordinator International Trade, bersama Prof. Dr. Mts. Arief, M.M., M.B.A., C.P.M. selaku Faculty Member Senior, sekaligus Ketua Umum Asosiasi Yayasan Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (ABPPTSI), serta Prof. Dr. Elidjen, S.Kom., M.InfoCommTech., C.I.P., C.K.M. selaku Director of Knowledge Management and Innovation. Ketiga penulis menggabungkan perspektif akademik, kepemimpinan organisasi, dan pengalaman praktis untuk mengkaji konsep guanxi sebagai fondasi hubungan bisnis yang berkelanjutan.

Bedah Strategi Bisnis Modern Lewat Konsep Guanxi: Membangun Kepercayaan dan Kapital Relasional di Era Digital

Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. Scherly menjelaskan bahwa guanxi sering kali disalahartikan sebagai sekadar jaringan pertemanan atau koneksi bisnis. Padahal, esensinya terletak pada pembangunan kepercayaan, integritas, dan hubungan timbal balik yang memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak. “Di era digital yang serba cepat, teknologi dapat mempertemukan banyak orang, tetapi kepercayaanlah yang membuat kolaborasi dapat bertahan dan berkembang. Itulah esensi utama dari guanxi yang kami angkat dalam buku ini. Keberhasilan bisnis yang berkelanjutan tidak hanya dibangun melalui strategi dan modal, tetapi juga melalui kualitas hubungan yang dijaga dengan konsisten dari waktu ke waktu,” ujar Assoc. Prof. Dr. Scherly.

Melalui pelaksanaan bedah buku ini, diharapkan para peserta dan generasi muda dapat memetik pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga etika, kepercayaan, dan hubungan strategis untuk tumbuh bersama dalam dunia bisnis. Ke depannya, BINUS akan terus berkomitmen menghadirkan ruang-ruang diskusi yang menginspirasi demi membina dan memberdayakan Masyarakat untuk Indonesia yang lebih baik.